Advertisment

Responsive

5 Strategi Meningkatkan Penjualan Produk UMKM secara Online

MbahTekno

Salah satu usaha yang mampu bertahan sejak krisis moneter pasca 1998 adalah UMKM. Usaha kecil yang ada di berbagai pelosok mampu mencukupi semua kebutuhan penduduk dan menyokong perekonomian negeri. Tanpa UMKM, perekonomian negeri ini bisa saja ambruk dan akhirnya memengaruhi negara secara perlahan-lahan.

Terlepas dari perannya yang hebat di masa lalu, saat ini UMKM justru semakin digerus zaman. Banyak usaha kecil gulung tikar karena mendapatkan banyak masalah. Nah, salah satu masalah yang sampai sekarang masih susah dipecahkan adalah susahnya melakukan penjualan. Sebab percuma saja melakukan usaha dengan bahan baku mudah didapat, tapi tidak segera menjadi uang.

Melihat kesulitan yang dihadapi oleh para pelaku usaha kecil, pemerintah dan beberapa pihak mulai menginisiasi upaya penjualan secara online. Nah, salah satu program yang saat ini banyak digelar di Indonesia, khususnya di kota-kota besar, sejak medio 2017 adalah Google Gapura Digital.

Setelah acara itu dilaksanakan, banyak pemilik UMKM mulai berusaha menjual barangnya secara online. Ada yang ikut ke marketplace, ada juga yang membuat web sendiri. Usaha yang dilakukan oleh pemilik UMKM ini ternyata tidak semudah yang dipikirkan. Meski barang sudah dipajang, penjualan tidak juga naik.

Nah, untuk meningkatkan penjualan secara online, pemilik usaha UMKM harus melakukan beberapa strategi di bawah ini.


1. Melakukan Content Marketing



Content Marketing - Binbin0201 - Wordpress.com

Jualan secara online tidak hanya soal memajang barang lalu menunggunya laku. Proses jualan secara online tidak segampang yang dibayangkan. Yang paling penting dari semua adalah memberi impresi yang baik kepada target pasar.

Salah satu cara terbaik untuk memengaruhi calon pembeli adalah memberikan konten yang dibutuhkan. Misal, produk yang Anda jual adalah camilan sehat yang diolah tanpa pengawet dan MSG, konten yang bisa dibuat berkisar manfaat bahan yang digunakan dan kandungan gizinya.

Anda bisa melakukan riset dahulu sebelum membuat konten. Untuk riset, data internet yang dibutuhkan mungkin agak banyak. Namun, Anda tidak perlu khawatir,  cukup isi pulsa Smartfren di Traveloka dan nikmati paket data yang melimpah dengan harga miring dan juga Anda bisa mengecek pulsa smartfren di link: https://www.traveloka.com/connectivity/pulsa/smartfren

Setelah konten dibuat, Anda tidak boleh diam begitu saja. Anda harus aktif memasarkan konten tersebut, misal dibagi di Facebook lalu diarahkan ke web jualan, Instagram, Twitter, atau media sosial lain.


2. Mengetahui Target Pasar



Mengetahui Target Pasar - Bbc.com

Sebelum memutuskan untuk melakukan bisnis secara online, tentukan dahulu target pasarnya. Misal barang yang dijual adalah produk distro anak muda, maka sasaran promosi Anda tentu anak kekinian yang banyak ada di media sosial seperti Facebook dan Instagram.


Lakukan riset pasar setiap hari. Agar bujet Anda untuk internet tidak membengkak, gunakan pulsa Smartfren saja. Dengan isi ulang tertentu, Anda bisa langsung dapat kuota melimpah dan bonus yang bisa digunakan mulai tengah malam hingga pagi hari.


3. Memiliki Brand yang Unik dan Mudah Dikenal



Brand Unik - Junctioneleven.com

Mari kita pikirkan bersama-sama, calon pembeli akan berbelanja di toko online yang sudah terkenal atau yang biasa saja? Dengan kualitas yang sama, calon pembeli lebih berminat belanja di toko yang sudah dikenal banyak orang atau toko baru yang logo atau tagline saja tidak punya?
Jawabannya adalah di toko yang memiliki merek. Untuk itu, Anda wajib membuat brand dari produk yang akan dijual. Semakin unik brand yang dibuat, semakin mudah pula seseorang untuk mengenalnya.

Sebagai contoh kita lihat brand Traveloka. Saat ini hampir semua orang mengenalnya. Dengan hanya melihat ikon saja atau mendengar tagline, semua orang bisa langsung menebak, “Oh, merek ini milik perusahaan yang menyediakan jasa booking tiket pesawat dan juga sewa hotel.”

Anda bisa menyewa seseorang untuk membuatkan brand baik dalam bentuk nama, logo, atau hal penting lain seperti tagline. Proses ini memang tidak cepat, tapi Anda bisa memulainya dari sekarang.


Baca Juga :





4. Memiliki Tim Penjualan yang Hebat




Tim Penjualan - Meetedgar.com

Salah satu faktor yang menentukan sebuah toko online bisa ramai dan memiliki pelanggan loyal adalah layanannya. Kalau layanan yang diberikan baik, pelanggan akan menjadi loyal dan akhirnya terus belanja di situ. Kalau pembeli itu menarik rekannya untuk bisa belanja di sana akan jauh lebih baik.

Nah, agar layanan bisa berjalan dengan lancar, ada baiknya Anda menyediakan fitur chat di web. Dengan fitur ini pembeli bisa langsung tanya-tanya terkait dengan produk atau melakukan komplain kalau ada masalah.

Untuk meningkatkan layanan ini, Anda juga bisa menggunakan layanan chat commerce yang memudahkan Anda membuat invoice dan promosi dari chat, pegawai yang kompeten yang tahu product knowledge, dan yang terakhir koneksi yang terbaik. Gunakan pulsa smartfren untuk membeli paket data agar layanan konsumen bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.


5. Bisa Online Setiap Saat




Online Setiap Hari - Shutterstock

Jual beli secara online tidak sama dengan pasar konvensional. Pembeli bisa datang kapan saja meski itu tengah malam atau saat Anda tidak berada di depan komputer. Nah, agar penjualan bisa tetap berjalan dengan lancar, Anda harus terus terhubung dengan internet. Anda bisa membeli paket data dengan pulsa Smartfren untuk menghemat bujet.

Dengan online setiap saat, pembeli yang bertanya bisa langsung dijawab. Respons yang cepat dari Anda akan menghindari pembeli akhirnya pergi karena bosan menunggu balasan.

Itulah strategi penjualan produk UMKM secara online. Terapkan hal-hal di atas dengan baik agar produk unggulan yang Anda miliki laris manis dan mendatangkan banyak keuntungan.

Related Posts