Cara Mengatasi Smartphone Xiaomi Hardbrick

Cara Mengatasi Smartphone Xiaomi Hardbrick


Ketika sudah digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama, sering kali smartphone yang Anda gunakan memiliki beberapa masalah dan yang paling sering adalah hardbrick. Hardbrick sendiri merupakan satu kondisi dimana smartphone tidak dapat dioperasikan sehingga membutuhkan tindakan lanjutan untuk membuatnya kembali normal.

Biasanya cara yang digunakan untuk mengembalikan smartphone pada kondisi awal adalah dengan flashing. Namun sebenarnya ada cara mengatasi Xiaomi hardbrick dengan lebih mudah.
Penasaran bagaimana caranya? Yuk simak ulasan berikut ini.

Metode pertama


  • Jangan hubungkan terlebih dahulu komputer dengan USB.
  • Tekan tombol sakelar atau hubungkan kabel pada DFC tersebut baru sambungkan USB ke PC.
  • Cek device manager, apakah Qualcomm Hs-USBQDLOader 9008 sudah terdeteksi atau belum.
  • Jalankan Miflashtool dan lakukan refresh.
  • Terakhir, lakukan flash ROM seperti Anda melakukan flashing menggunakan flash ROM Fastboot.


Metode Kedua


  • Metode kedua dapat digunakan apabila Qualcom Hs –USB QDLoader 9008 tidak terdeteksi dan Anda pun harus membongkar smartphone.
  • Setelah smartphone dibongkar, cari connector baterai.
  • Jika sudah kemudian lepas connector baterai yang artinya ketika nanti Anda melakukan flash Rom tidak memakai daya baterai sama sekali.
  • Lakukan flashing seperti cara mengatasi Xiaomi metode pertama yaitu menggunakan kabel USB.
  • Setelah flashing selesai, copot USB dan kembali hubungkan connector baterai.

Metode Ketiga


  • Masih pada posisi dimana connector baterai tidak terhubung, kemudian tunggu apakah Qualcomm terdeteksi pada PC atau tidak.
  • Setelah terhubung baru kemudian jalankan Miflash Fash ROM Fastboot seperti biasa.
  • Setelah sukses melakukan proses flashing, kemudian lepas kabel USB yang terhubung dari smartphone ke komputer dan jangan lupa baru selanjutnya hubungkan kembali connector baterainya.
  • Terakhir, cobalah tekan tombol ON/OFF dan lihat apakah smartphone Anda sudah bisa bekerja normal lagi atau belum.


Cara mengatasi Xiaomi hardbrick menggunakan kabel USB adalah salah satu cara termudah. Bahkan bagi Anda yang sebelumnya belum pernah melakukan flashing sendiri pun nampaknya tak akan mengalami banyak kesulitan. Terlebih lagi setiap langkah akan mendapat panduan.

Revan Agus

Seorang Blogger Pemula

Related Post