Apakah Ada Resiko Saat Menggunakan Perusahaan Multi Finance? - MbahTekno

Apakah Ada Resiko Saat Menggunakan Perusahaan Multi Finance?

Apakah Ada Resiko Saat Menggunakan Perusahaan Multi Finance?
Jumat, 15 Maret 2019

Seperti yang sudah kita ketahui, saat menggunakan perusahaan multi finance, ada banyak keuntungan yang akan kita dapatkan. Salah satu manfaat yang kita dapatkan secara langsung yaitu bisa mencicil barang yang akan kita beli, sehingga tidak perlu menunggu lagi untuk menyediakan budget yang cukup untuk membelinya. Bahkan waktu angsurannya pun bisa Anda sesuaikan dengan kemampuan Anda berapa lama waktu untuk bisa membayarnya.

Karena ada keuntungan tersebut, tidak heran kalau tidak sedikit orang yang menggunakannya dibandingkan menggunakan rentenir. Meskipun begitu, masih ada beberapa resiko yang perlu Anda ketahui agar terhindar dari masalah-masalah yang tidak diinginkan. Apa sajakah itu? Berikut penjelasannya.

1. Ada denda harian

Kalau Anda berniat untuk mencicil saat akan memakai perusahaan multi finance, ada baiknya kalau Anda mengetahui berapa kesanggupan Anda untuk bisa melunasi angsuran tersebut. Meskipun biaya per bulannya kecil karena jangka waktunya yang semakin lama, tapi kalau tidak ada kesanggupan, apalagi kedisiplinan dalam diri, sudah pasti akan sulit dilakukan. Yang ada justru Anda telat membayar, belum lagi beban bunga yang harus ditanggung.

Agar pihak konsumen tidak telat membayar dalam waktu yang lama, maka perusahaan multi finance pun pastinya akan memberikan beban bunga yang tidak tanggung-tanggung karena diberikan setiap harinya. Bunga tersebut terus terhitung sejak Anda telat membayar 1 hari di hari jatuh tempo. Jadi, semakin lama Anda telat membayarnya, maka akan semakin menumpuk utang Anda yang harus bayarkan.

2. Ada penyitaan kalau gagal

Dengan menggunakan pembayaran secara cicilan, tentu Anda sudah bisa membawa pulang barang yang diinginkan secara langsung tanpa menunggu lagi. Tapi, seperti yang sudah sempat dijelaskan di poin awal, kalau Anda telat membayar cicilannya, pastinya Anda harus membayar denda bunga yang diakumulasi setiap harinya.

Kalau Anda mendiamkannya saja, pada mulanya Anda hanya akan mendapat teguran saja. Tapi kalau terus menerus didiamkan, maka Anda harus mengalami penyitaan barang yang sudah dibeli tersebut. Barang baru bisa dikembalikan kalau Anda sudah melunasi angsuran yang menunggak tersebut.
Pastikan Anda membayarnya tepat waktu dan tidak mendiamkan ketika ada teguran telat membayar angsuran agar terhindar dari penyitaan barang. Tentu sangat disayangkan, bukan?

3. Adanya penalti

Kalau dilihat dari penjelasan sebelumnya, Anda yang telat membayar angsuran tentunya akan dikenakan biaya bunga harian yang terus menerus diakumulasi sampai Anda membayar pelunasan per bulannya. Tapi berbeda kalau Anda melakukan pelunasan di awal-awal secara langsung untuk setiap barang yang sudah Anda beli sebelumnya. Tentu bukan denda bunga lagi yang diberlakukan, melainkan penalti.

Pastinya kalau Anda sudah menggunakan metode cicilan per bulannya, tentu Anda sudah menyetujui semua peraturan dan ketentuan yang berlaku pada perusahaan multi finance tersebut. Anda yang melakukan pembayaran lunas di awal, sudah berarti Anda melanggar syarat dan peraturan yang berlaku. Denda penalti yang akan dikenakan biasanya berasal dari berapa persen nilai harga barang yang sudah dibeli.

Jadi, sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan metode cicilan, sebaiknya Anda pastikan terlebih dahulu apakah Anda ingin melunasinya langsung atau mengangsurnya. Anda yang salah perhitungan bisa menyebabkan denda penalti yang terkadang jumlahnya cukup besar, sehingga Anda harus mengeluarkan sejumlah biaya lagi yang tidak sedikit.

Kalau Anda sudah paham mengenai resikonya, Anda sudah bisa meminimalisir masalah yang tidak diinginkan. Salah satu perusahaan multi finance terkemuka di Indonesia yang layak Anda coba, yaitu multiintisarana.com. Perusahaan pembiayaan tersebut sudah terdaftar di OJK, jadi Anda tidak perlu khawatir lagi mengenai kredibilitasnya. Kinerjanya berkualitas menjadi alasan kenapa banyak orang yang menggunakan jasanya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel