Saran Diet untuk Cegah Mata Buta Akibat Ablasio Retina - MbahTekno

Saran Diet untuk Cegah Mata Buta Akibat Ablasio Retina

Saran Diet untuk Cegah Mata Buta Akibat Ablasio Retina
Selasa, 06 Agustus 2019
Ablasio retina menjadi salah satu penyakit mata yang sering dikeluhkan. Penyakit ini menyerang bagian belakang dalam mata berupa lapisan yang bernama retina.
Jaringan ini mengandung sel yang sangat sensitif terhadap cahaya. Sel tersebut berfungsi mengirim informasi visual ke saraf optik. Lalu saraf optik meneruskannya ke otak.

Jadi, kalau retina terganggu, penglihatan ikut terganggu. Adapun ablasio retina adalah gangguan berupa terlepasnya retina dari tempatnya di mata.

Penyebabnya bermacam-macam. Di antaranya


  • Rabun jauh atau miopia parah
  • Pernah operasi mata, misalnya katarak
  • Faktor keturunan (ada keluarga yang pernah kena)
  • Diabetes melitus
  • Lanjut usia
  • Mata pernah terluka
  • Mata mengalami iritasi


Retina bisa lepas karena terdesak pembuluh darah atau kekurangan cairan. Ketika ada gejala ablasio retina yang dialami, penglihatan akan terganggu.

Gejala itu meliputi


  • Bercak atau noktah yang melayang 
  • Kilatan cahaya
  • Ada seperti tirai yang menghalangi pandangan


Bila sudah mengalami gejala seperti itu, ada baiknya langsung mendatangi dokter mata untuk memeriksakan diri. Dokter akan menentukan tindakan apa yang sebaiknya diambil terhadap mata.
Dokter juga biasanya menyarankan diet khusus untuk meningkatkan kesehatan mata. Bagaimanapun, retina sebagai bagian dari mata juga termasuk organ tubuh yang memerlukan nutrisi.

Makanan dan minuman yang tepat bakal membuat mata lebih sehat. Sebaliknya, bila salah konsumsi, ablasio retina bisa makin parah.

Nutrisi untuk Ablasio Retina

Diet bukanlah bentuk penanganan untuk mengatasi ablasio retina. Tapi diet punya peran penting untuk mencegah gejala ablasio retina menjalar dan membuat penglihatan makin parah.
Retina secara alami punya kandungan lutein dan zeaxanthin. Jadi dalam diet perlu ada bahan makanan atau minuman yang mengandung dua zat itu. Contohnya kacang hijau, bayam, labu, asparagus, brokoli, kale, wortel, dan selada.

Selain dijadikan makanan, bahan-bahan itu bisa diolah menjadi minuman atau smoothie. Yang penting diet mencakup bahan-bahan tersebut.

Retina juga memerlukan vitamin C dan vitamin E. Dua vitamin itu gak cuma bagus buat retina, tapi juga tubuh secara keseluruhan. Zat lain yang dibutuhkan adalah asam lemak omega-3 dan zinc.
Buah-buahan paling banyak mengandung vitamin C. Misalnya apel, jeruk, anggur, dan pisang. Tomat juga punya kandungan vitamin C yang bagus.

Sedangkan vitamin E dalam jumlah besar bisa didapatkan dari kacang-kacangan. Contohnya kacang tanah, almond, dan hazelnut.

Lalu asam lemak omega-3 banyak terdapat di ikan, terutama tuna dan salmon. Adapun makanan yang kaya akan zinc antara lain daging sapi dan telur ayam.

Bahan diet itu gampang dijumpai di pasar atau supermarket. Gak cuma bahan mentah, nutrisi yang dibutuhkan retina untuk meringankan gejala ablasio retina itu juga ada dalam bentuk matang.
Jadi gak harus mengolahnya sendiri di rumah. Ini yang sering jadi alasan gagalnya diet, malas mengolah sendiri bahan makanannya.

Suplemen untuk Ablasio Retina

Diet dengan bahan makanan alami mungkin cukup. Tapi bisa juga ada suplemen atau tambahan nutrisi yang disarankan dokter mata.

Soalnya cuma dokter yang tahu persis apa kebutuhan pasiennya. Semuanya didasari pemeriksaan yang dilakukan sebelumnya. Makin komplet pemeriksaan, makin jelas diagnosisnya.

Tapi itu juga tergantung kualitas dokter dan peralatan yang digunakan. Cari dulu klinik atau rumah sakit yang bisa memberikan jaminan pelayanan bagus untuk pemeriksaan mata.

Salah satu rumah sakit mata yang punya jaringan cukup luas adalah KMN EyeCare. Fasilitas medisnya antara lain ada di Jakarta dan Semarang.  Gak cuma ablasio retina, penyakit mata lain bisa dikonsultasikan dan ditangani di sini.

Suplemen yang diberikan dokter biasanya berupa vitamin. Tapi gak tertutup kemungkinan ada suplemen lain.

Yang pasti, jangan memutuskan sendiri soal butuh atau tidaknya suplemen. Diskusikan dulu dengan dokter yang menangani agar gak terjadi kekeliruan yang justru mempengaruhi penanganan ablasio retina selanjutnya.

Ada kemungkinan suplemen yang dibeli sendiri oleh pasien punya kandungan yang gak pas. Terlebih kalau pasien punya alergi.

Upaya Tambahan

Diet saja bisa jadi gak cukup buat meringankan gejala ablasio retina. Dibutuhkan upaya tambahan berupa gerak badan alias olahraga.

Juga pengendalian diri khusus untuk yang punya masalah dengan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Hindari stres berlebih dan gaya hidup gak sehat, misalnya hobi merokok ditinggalkan demi pemulihan dari ablasio retina.

Adapun penderita diabetes perlu mematuhi terapi pengobatan untuk menjaga kadar gula darah. Dibutuhkan keseriusan plus pengorbanan demi kesehatan retina.

Tapi, meski sudah menjalani diet plus melakukan upaya tambahan, bukan mustahil gejala ablasio retina gak berkurang. Ini biasanya dialami ketika diagnosis baru dilakukan saat ablasio sudah mencapai tingkat lanjut.

Dalam kasus seperti ini, kuncinya ada pada dokter. Konsultasi dan tanyakan saran terbaik agar mata tetap bisa melihat bebas dari ancaman buta akibat ablasio retina.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel