Mengapa Usaha Ritel Juga Penting Diasuransikan? - MbahTekno

Mengapa Usaha Ritel Juga Penting Diasuransikan?

Mengapa Usaha Ritel Juga Penting Diasuransikan?
Rabu, 25 September 2019
Berdasarkan data dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), penjualan ritel mengalami kenaikan setiap tahunnya. Kenaikan tersebut dapat dilihat mulai tahun 2016, 2017, 2018 secara berturut-turut mencapai Rp 205 triliun, Rp 212 triliun, dan Rp 233 triliun. Sementara pada tahun 2019, bisnis ritel ditargetkan mencapai Rp 256 triliun, atau tumbuh sekitar 10% dari realisasi tahun sebelumnya.

Hal ini yang kemudian membuat beberapa perusahaan asuransi melakukan strategi dengan menggenjot bisnis ritel. Pasar asuransi di segmen ritel dianggap memiliki potensi pengembangan yang signifikan dan target konsumen individual masih cukup besar untuk para pelaku industri. Selain itu, banyak masyarakat yang belum teredukasi mengenai pentingnya asuransi pun menjadi tantangan besar.

Walaupun bisnis ritel menjanjikan, namun bisnis ini juga memiliki berbagai macam risiko, antara lain terkait dengan cuaca, pencurian, distibutor barang, operasional, dan sebagainya. Berikut beberapa produk asuransi yang perlu dijadikan pertimbangan di bisnis ritel:

1. Properti dan perlengkapan

Jenis asuransi ini dapat melindung aset, toko atau bangunan tempat usaha dari berbagai kerugian yang tak terduga seperti kebakaran, perusakan, dan pencurian. Pada umumnya polis asuransi ritel memberikan penggantian terhadap kerusakan bangunan, kerusakan furnitur atau peralatan usaha.

2. Tanggung Gugat Pihak Ketiga 

Asuransi ini melindungi bisnis Anda dari kecelakaan atau risiko lain yang dapat memengaruhi pelanggan atau pengunjung di toko. Asuransi tersebut biasanya menutup biaya medis, hukum atau kerusakan lain yang menjadi tanggung jawab perusahaan secara hukum atas pihak ke tiga

3. Persediaan

Usaha ritel tentu harus memiliki elemen persediaan dan risiko manajeman rantai suplai yang baik. Asuransi ini mencakup kerugian atas pencurian barang dan kerusakan stok barang. Tingkat pertanggungan yang tepat tergantung dari kebijakan dan penyedia asuransi.

4. Perlindungan uang

Tujuan dari bisnis salah satunya adalah menghasilkan uang, baik uang tunai, cek, atau transfer elektronik. Uang dapat ditanggung berdasarkan polis asuranis bisnis.

Masalah terbesar dalam bisnis ritel pada umumnya mengenai keuangan. Ini karena fokus utama mereka adalah pertumbuhan bisnis yang tentu membutuhkan biaya banyak. Sementara asuransi dalam bisnis masih dalam porsi kecil.

Asuransi ritel ditujukan untuk mengatasi berbagai macam risiko yang timbul pada bisnis ritel. Manfaat dari asuransi dalam bisnis ritel antara lain pertumbuhan bisnis, pengalihan kemungkinan risiko, dan mencegah kerugian.

Pemilihan produk asuransi juga tidak lepas dari broker asuransi yang membantu para pengusaha ritel dalam menentukan asuransi yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Broker juga melakukan identifikasi terhadap segala risiko penghilangan, pengurangan, dan menghindarkan kemungkinan terjadinya risiko tersebut. Selain itu, broker asuransi juga bertanggung jawab menjalankan risk inpection dan claim management service.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel