Informasi Seputar Nilai Dasar Pengenaan Pajak - MbahTekno

Informasi Seputar Nilai Dasar Pengenaan Pajak

Informasi Seputar Nilai Dasar Pengenaan Pajak
Senin, 24 Agustus 2020
PPN atau Pajak Pertambahan Nilai merupakan biaya yang dipungut terhadap suatu transaksi jual-beli barang maupun jasa yang dilakukan oleh wajib pajak pribadi/ badan. Kewajiban melaporkan dan menyetorkan PPN ini adalah para penjual dan pengusaha. Konsumen menjadi wajib pajak yang membayar PPN melalui transaksi dan menjadi bukti bahwa merekalah yang menanggung beban. Hal ini biasanya ditunjukkan pada setruk pembelian mengenai besaran pajak yang dibebankan. 

Dasar pengenaan pajak merupakan jumlah nominal harga jual, nilai ekspor impor, penggantian dan lainnya untuk dijadikan dasar dalam melakukan penghitungan pajak terutang. PPN yang terutang kemudian dihitung dengan mengalikan tarif pajak dengan DPP (Dasar Pengenaan Pajak). Berikut nilai dasar pengenaan pajak dan jenisnya. 

Harga Jual 

Harga jual memiliki nilai dalam rupa uang. Ini berkaitan dengan semua biaya yang diminta dan seharusnya diminta oleh penjual karena terjadi penyerahan barang kena pajak (BKP). Nilai ini tidak termasuk ke dalam PPN yang dipungut berdasarkan Undang-undang serta potongan harga yang dicantumkan dalam faktur pajak. 

Nilai Ekspor dan Impor 

Nilai ekspor dan impor juga berupa uang. Nilai ekspor meliputi semua biaya yang diminta serta harus diminta oleh eksportir. Sedangkan nilai impor menjadi dasar dari penghitungan bea masuk kemudian ditambahkan dengan pungutan lain. Pungutan ini diambil berdasarkan Undang-undang pabean impor Barang Kena Pajak. Hal tersebut tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). 

Penggantian 

Nilai selanjutnya adalah penggantian. Ini merupakan nilai yang berupa seluruh biaya yang diminta atau yang seharusnya diminta oleh pemberi jasa. Hal ini dikarenakan JKP atau Jasa Kena Pajak tidak termasuk ke dalam PPN. Aturan ini berdasarkan Undang-undang PPN dan potongan harga dicantumkan ke dalam faktur pajak. Biaya penggantian ini meliputi, biaya asuransi, biaya pemeliharaan, biaya pengangkutan, dan biaya garansi. 

Nilai Lain 

Nilai lain merupakan nilai dengan bentuk uang yang dipakai untuk menjadi Dasar Pengenaan Pajak dalam penyerahan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak dengan kriteria yang telah ditetapkan. Nilai lain yang dimaksud diantaranya adalah:
  • Pemakaian sendiri dan pemberian yang dilakukan secara cuma-cuma, yakni BKP dan JKP
  • Penyerahan BKP kepada penjual perantara atau lewat lelang
  • Penyerahan film dengan harga penjualan per judul
  • Penyerahan rekaman suara atau gambar dengan harga penjualan rata-rata
  • Penyerahan kendaraan bermotor dengan kondisi bekas dengan DPP sebesar 10% dikali harga jual, dan masih banyak lainnya. 

Nilai dalam DPP tidak termasuk ke dalam hitungan pajak pertambahan nilai. Nilai PPPN sebagai DPP dibuat untuk menjamin keadilan akan nilai jual, nilai ekspor impor, nilai penggantian yang sulit untuk diterapkan. 

Dalam mengelola sebuah bisnis/ perusahaan tentu Anda akan melakukan hutang piutang. Karena jumlahnya yang besar, Anda mungkin kesulitan untuk menghitungnya. Gunakan aplikasi menghitung piutang dari BukuKas. Aplikasi ini memudahkan Anda dalam melakukan berbagai penghitungan, mulai dari pajak, pengeluaran, hingga hutang-piutang.

0 Response to "Informasi Seputar Nilai Dasar Pengenaan Pajak"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel